Malang, RNN – Menjelang berakhirnya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, semangat pengabdian para prajurit Satgas TMMD Kodim 0818/Malang-Batu terus bergelora.
Hari ini, Satgas bersama warga Dusun Sukomaju, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, bergotong royong membangun prasasti TMMD sebagai simbol abadi dari kerja keras dan kebersamaan selama pelaksanaan program, Selasa (4/11).
Prasasti tersebut menjadi penanda sejarah pelaksanaan TMMD ke-126 yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari pembangunan jalan rabat beton, peningkatan saluran irigasi, hingga perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain itu, melalui berbagai kegiatan nonfisik seperti sosialisasi kesehatan, penyuluhan pertanian, dan pelatihan digitalisasi pelayanan desa, TMMD juga turut meningkatkan pengetahuan serta kemandirian masyarakat.
Menurut Danramil 0818/17 Ampelgading, Kapten Arh Zainuri, pembangunan prasasti ini bukan sekadar bentuk fisik semata, tetapi menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat.
“Prasasti ini menjadi pengingat bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tapi juga membangun semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Warga Desa Lebakharjo pun menyambut penuh antusias kegiatan ini. Mereka merasa bangga karena desanya menjadi salah satu lokasi TMMD yang membawa perubahan nyata.
“Kami senang bisa ikut bergotong royong. Prasasti ini akan selalu mengingatkan kami pada kerja keras dan kebersamaan dengan TNI,” ungkap Slamet, salah satu warga Dusun Sukomaju.
Dengan berdirinya prasasti tersebut, diharapkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat akan terus terjaga, menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.









