
Lampung,RNN–Bansos beras dan minyak goreng periode Oktober-November 2025 dinyatakan hanya sampai ke orang mampu dan orang terdekat Kepala Desa, sedangkan warga miskin terpinggirkan
Seperti di Desa Kububatu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran Kekisruhan terkait penyaluran bantuan sosial (Bansos) pangan semakin memanas di tengah masyarakat Desa Kububatu. Program Bansos berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan pemerintah untuk periode Oktober-November akhir tahun 2025, yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin, dinyatakan tidak tepat sasaran dan hanya sampai ke orang mampu serta orang terdekat pihak pemerintahan desa.
Sebagaimana diketahui, program Bansos pangan ini merupakan langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok dan ketahanan pangan masyarakat di tengah tuasi harga serta kondisi ekonomi yang masih belum stabil. Pemerintah secara resmi memprioritaskan penyaluran kepada orang miskin atau tidak mampu.
Namun, keluhan terus mengalir dari warga setempat bernama Rukman, Ia mengungkapkan, bahwa Bansos ini diberikan kepada orang yang tidak tepat sasaran,Hanya orang-orang mampu saja yang mendapatkan,bahkan orang-orang dekat Kepala Desa dan saudara-saudaranya juga mendapat bagian bantuan,Ujarnya dengan nada jengkel.
Tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan kekesalan yang sama. Menurutnya, Desa Kububatu seakan-akan “dipemiliki sendiri” oleh pemerintah desa, sehingga Bansos menjadi ajang “bancakan” hanya untuk saudara-saudara dan orang terdekatnya. Padahal, menurutnya, masih banyak warga yang sebenarnya membutuhkan bantuan tersebut.
Merespons kondisi ini, tokoh masyarakat sangat kecewa kepada Pemerintah Desa dan menyatakan akan segera melakukan konsultasi ke Dinas Sosial terkait masalah penyaluran Bansos yang tidak tepat sasaran, guna mencari solusi dan pembenaran.
Dan meminta pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti guna memastikan penyaluran Bansos berjalan sesuai aturan dan benar-benar mencapai sasaran yang memang membutuhkan, sehingga tujuan program untuk menstabilkan kebutuhan pokok masyarakat dapat tercapai,”Tandasnya. (red)




