
Lampung,RNN – Kondisi perbaikan jalan provinsi di ruas Jalan Lintas Kedondong, Kabupaten Pesawaran, yang hingga kini belum tuntas dikerjakan, menuai keluhan dari masyarakat. Pekerjaan yang terhenti selama lebih dari satu bulan tersebut menimbulkan masalah baru; debu yang bertebaran semakin tebal dan mengganggu aktivitas serta kesehatan warga sekitar.
Ruas jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Kedondong dan Kecamatan Way Khilau ini, khususnya yang melintasi area Desa Kububatu dan Desa Way Kepayang, saat ini kondisinya memprihatinkan. Proyek perbaikan yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Lampung tersebut dikabarkan berhenti mendadak tanpa kejelasan waktu penyelesaian.
Akibatnya, permukaan jalan yang masih berupa tanah dan bebatuan menghasilkan debu yang sangat tebal setiap kali dilintasi kendaraan. Partikel debu tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga menyebar hingga ke pemukiman warga.
Warga setempat mengeluhkan dampak polusi udara yang mereka rasakan setiap hari. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, debu yang menyelimuti lingkungan dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan pernapasan dan penyakit lainnya.
“Kami sangat resah; debu ini tebal sekali dan menyebar sampai ke dalam rumah. Sangat mengganggu kesehatan dan aktivitas kami,” ungkap salah satu warga yang terdampak, Jum’at (27/03/2026).
Masyarakat berharap ada tindakan cepat dari pihak terkait, khususnya Dinas PUPR Provinsi Lampung atau kontraktor pelaksana, untuk segera melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan jalan tersebut. Penyelesaian proyek ini dinilai sangat mendesak guna mengembalikan kenyamanan lalu lintas serta menghentikan pencemaran lingkungan di wilayah tersebut.







