Warga Dusun Lubuk Tanoh Keluhkan Jalan Tak Pernah Tersentuh Pembangunan Sejak Zaman Kemerdekaan

Pesawaran,RNN – Warga Dusun Lubuk Tanoh, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, mengeluhkan kondisi jalan menuju dusun mereka yang hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan sejak pertama kali dibuka.

 

Salah satu warga setempat, Hadri menyampaikan bahwa jalan tersebut sudah ada sejak masa kepemimpinan Kepala Desa almarhum Basuni, tepatnya pada era pemerintahan Presiden Soeharto. Namun hingga tahun 2026, jalan tersebut belum juga mendapat perhatian dari pemerintah.

 

“Jalan ini sejak dibuka badan jalannya pada masa jabatan Kepala Desa alm. Pak Basuni, dari zaman Presiden Soeharto sampai sekarang tahun 2026, belum pernah tersentuh pembangunan, baik oleh pemerintah desa maupun kabupaten,” ujarnya.

 

Menurutnya, jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Ia juga mengungkapkan bahwa sempat ada harapan saat Wakil Bupati Pesawaran, Anton, melakukan kunjungan pada akhir tahun 2025.

 

“Waktu itu Pak Wakil Bupati datang saat melayat ortu saya meninggal dunia, beliau sempat menyampaikan di dan di unggah di akun medsos tiktok pribadi nya bahwa jalan ini akan segera dibangun,” tambahnya.

 

Kondisi jalan yang rusak parah sangat berdampak pada aktivitas warga sehari-hari. Jalan tersebut merupakan akses utama bagi anak-anak sekolah serta para petani yang hendak menuju ladang dan kebun mereka.

 

“Setiap hari anak-anak sekolah lewat sini, begitu juga para petani. Tidak jarang terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak, apalagi saat musim hujan, jalan menjadi sangat becek dan penuh bebatuan,” jelasnya.

 

Warga berharap pemerintah Kabupaten Pesawaran segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

 

“Kami sangat berharap pemerintah kabupaten segera membangun jalan ini, karena sampai sekarang belum pernah sama sekali tersentuh pembangunan,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *