Sidoarjo|RNN – Sidoarjo lagi tidak sehat, sudah beredar orang nomor 1 dan nomor 2, yaitu Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana berseteru saling lapor melapor, menentukan kebenaran dan saling menjatuhkan. Di sisi lain beberapa perangkat desa mengelukan karena tidak mendapatkan insentif karena perbup Apbdes sampai tanggal 26 Januari 2026 tidak kunjung keluar.
Sebut saja Si Tampan salah satu Staff pelayanan Desa di wilayah kecamatan Tulangan, mengelukan karena tidak punya uang karena belum dapat honor insentif.
“Garing pak, Perbup Apbdes Gorong di ketok, wong-wong perangkat Kabeh gorong bayaran, opo maneng aku pak staff pembantu”
“Kering Pak, Perbup Apbdes belum diketok, orang-orang perangkat semua belum gajian, apalagi saya pak staff pembantu”. Kata Si Tampan staff pelayanan
Ditahun sebelumnya tidak seperti sekarang pak, tanggal 15 Januari harus sudah terpasang Banner Apbdes didepan balai desa, dan sekarang perbup saja belum diketok yaa nasib orang bawahan mungkin pak.” Keluhnya Si Tampan
Saya berharap pimpinan Sidoarjo khususnya Bupati dan wakil Bupati memikirkan pemerintahan desa yang paling bawa, dan tidak mengedepankan permusuhannya.
Semoga tidak sampai bulan Februari 2026 sudah di ketok Perbupnya. Sehingga saya selaku staff pembantu bisa menyalakan kompor dapur istri saya.” Pungkasnya Si Tampan









