Sidoarjo | RNN – Warga desa Jimbaran Wetan, Kecamatan Wonoayu, melaksanakan ruwah desa sebagai tradisi tahunan yang diperingati pada hari Minggu, (15/2/26) malam di depan rumah ketua RW. 01 Sugeng Purnama dimeriahkan dengan hiburan Campursari. Kegiatan tersebut, sekaligus sebagai manifestasi rasa syukur kepada Tuhan, penghormatan kepada leluhur, sekaligus menjadi tolak bala. Adanya kegiatan ini masyarakat antusias berbondong-bondong melihat rangkaian acara tersebut. Tampak hadir dalam acara berbagai unsur desa. Di antaranya Kepala desa Jimbaran Wetan, BPD, LPMD, RT, RW, TP PKK, BUMDes, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Jimbaran Wetan.
Kepala Desa Jimbaran Wetan Umilatin menuturkan, tradisi Ruwah Desa ini merupakan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Sebab, hal itu sudah menjadi bagian dari budaya, bahkan banyak terkandung nilai-nilai luhur yang patut dicontoh oleh generasi muda.
”Untuk itu kami mengajak generasi muda ikut dalam kegiatan seperti ini, agar mereka mengenal apa itu Ruwah Desa yang digelar setiap tahun sekali”. Tuturnya
Masih kata Umilatin, ia menyampaikan, kegiatan Ruwah desa ini, dimulai dengan pembacaan doa bersama yang dihadiri masyarakat setempat, pada hari Minggu 8/2/26 Minggu kemarin sebagai wujud syukur atas nikmat hasil bumi yang selama ini telah memenuhi kebutuhan warga.
Usai pembacaan doa bersama pada hari Minggu (8/2/26), acara lantas diramaikan dengan hiburan campursari hari ini sebagai bentuk pelestarian seni budaya.
’’Campursari bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan. Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan doa bersama untuk keselamatan desa dapat terus terjaga,’’ paparnya umilatin
Belasan seniman gamelan, sinden, serta dalang tampil lengkap di atas panggung. Sementara warga tampak memenuhi jalan depan rumah ketua panitia sekaligus ketua RW. 01 Sugeng Purnomo untuk menyaksikan jalannya pertunjukan.
Dengan digelarnya pertunjukan campursari ini, Ketua RW. 01 Sugeng Purnomo Jimbaran Wetan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan merawat warisan budaya lokal agar tetap lestari dan dikenal generasi muda di tengah perkembangan zaman.
’’Kami berharap acara ini dapat dinikmati seluruh masyarakat dan bisa semakin mencintai budaya lokal di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga dapat mempererat rasa kebersamaan demi membangun desa yang baik dan harmonis antarsesama,” Pungkasnya Sugeng.











