
Lampung,RNN— Harapan masyarakat Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, untuk kembali menikmati akses jembatan gantung yang memadai semakin mendekati kenyataan. Revitalisasi jembatan gantung menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Hanau Berak Induk kini terlihat hampir rampung dan diharapkan segera dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.
Progres pembangunan tersebut disambut antusias warga. Bagi masyarakat setempat, jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan akses penting yang menunjang aktivitas sosial, mobilitas warga, serta kebutuhan keluarga ketika mengantarkan kerabat ke tempat peristirahatan terakhir.
Selain jembatan menuju TPU, satu jembatan gantung lainnya yang menghubungkan wilayah permukiman dengan Dusun Keroya Baru juga menjadi bagian dari Program Revitalisasi Jembatan Gantung Garuda Merah Putih atau Jembatan Gantung Garuda. Kedua akses tersebut memiliki arti penting dalam mendukung konektivitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Program revitalisasi tersebut diawali dengan kegiatan groundbreaking pada 10 September 2026 oleh Kodam XXI/Raden Intan. Pelaksanaan pekerjaan di lapangan dilakukan oleh Koramil 0421 Padang Cermin sebagai bagian dari keterlibatan satuan kewilayahan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Kegiatan groundbreaking itu disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padang Cermin, di antaranya Danramil 0421 Padang Cermin, Kapolsek Padang Cermin, Camat Padang Cermin, Kepala Desa Hanau Berak, serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Kini, menjelang rampungnya pekerjaan, masyarakat menaruh harapan besar agar jembatan segera dapat digunakan kembali setelah seluruh proses pengerjaan selesai dan kelayakan penggunaannya dipastikan. Kehadiran akses yang lebih memadai diharapkan dapat memperlancar perjalanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi revitalisasi Jembatan Gantung Garuda Merah Putih yang dilaksanakan melalui satuan Kodam XXI/Raden Intan dan dikerjakan oleh Koramil 0421 Padang Cermin. Pengerjaannya terlihat hampir selesai. Kami berharap dalam waktu dekat jembatan ini bisa kembali kami akses,” ujar seorang warga Hanau Berak.
Menurut warga, revitalisasi tersebut merupakan langkah yang dinantikan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Akses menuju TPU memiliki nilai sosial dan kemanusiaan tersendiri, sementara jembatan menuju Dusun Keroya Baru dibutuhkan untuk mendukung kelancaran hubungan antarpemukiman.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, revitalisasi jembatan ini menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Infrastruktur yang memadai dapat membantu mendekatkan jarak, memperlancar mobilitas, dan membuka akses yang lebih baik bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sosial maupun kebutuhan sehari-hari.
Apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi cerminan pentingnya kehadiran program pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata di tingkat desa. Melalui keterlibatan Kodam XXI/Raden Intan dan Koramil 0421 Padang Cermin, revitalisasi ini diharapkan turut memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Masyarakat Hanau Berak kini menantikan penyelesaian akhir revitalisasi kedua jembatan tersebut. Harapannya, akses menuju TPU kembali lancar, perjalanan menuju Dusun Keroya Baru semakin mudah, serta keberadaan Jembatan Gantung Garuda menjadi penghubung yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan mempererat kebersamaan di wilayah Padang Cermin.



