Emak Wabup Sidoarjo Hadiri Ruang Kebersamaan Diskusi Membangun Kabupaten Sidoarjo 

Sidoarjo | RNN – Suasana santai dan bersahaja dengan iringan musik akustik dari pemuda karang taruna Desa Kebaron dan perwakilan Karang Taruna dari Desa Se-Kecamatan Tulangan, Pemuda Ansor Kecamatan Tulangan dan beberapa warga desa Kebaron dari tingkat petani menggelar diskusi bersama bertajuk “Ruang Kebersamaan” dihadiri Emaknya Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana. S.A.P dengan didampingi Suami tercinta H. Rahmat Muhajirin, Camat Tulangan Moch. Andi Sulistiono, S.STP., M.Si, Briptu Fery Tampati Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Kebaron Peltu Abdul Rouf, Plt. Kepala Desa Kebaron Nyoto beserta seluruh perangkat desa. Kehadiran unsur Forkopimka Tulangan di Balai Desa Kebaron, Sabtu malam (09/05/2026).

Setelah sambutan dari Emaknya Sidoarjo Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana, kegiatan dilanjutkan dengan dialog terbuka antara warga dan pemerintah daerah. Tampak Banser berjaga mengamankan penguna jalan dari kepadatan penduduk warga desa Kebaron yang menghadiri kegiatan sambil mendengarkan diskusi tanya jawab untuk membangun pemerintahan kabupaten Sidoarjo.

Dalam sesi dialog, Yusron pemuda Aansor desa Kebaron menyampaikan keresahannya terkait banyaknya pengangguran di kalangan pemuda Desa Kebaron. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan serius mengingat Kabupaten Sidoarjo dikenal sebagai kawasan industri dan sentra UMKM.

“Bu Wabup, yang ingin saya tanyakan kapan pemerintah bisa mengentaskan pengangguran pemuda? Padahal Sidoarjo ini kota industri dan UMKM,” tanya Yusron di hadapan forum diskusi.

Menanggapi hal tersebut, Emak Sidoarjo langsung mengatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat ini terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program pelatihan dan perluasan lapangan kerja.

“Kami terus mengupayakan agar angka pengangguran bisa diminimalisir. Mohon masyarakat bersabar karena semua sedang berproses,” jawabnya.

Pertanyakan simpel dan menarik dilontarkan Elvania warga desa Kebaron menanyakan tujuan pribadi Emak Wabup untuk Kabupaten Sidoarjo.

“Selama setahun ibu sudah banyak yang dilakukannya untuk Kabupaten Sidoarjo, Saya menanyakan, apa si Bu, yang ingin ibu wujudkan yang belum tercapai di Sidoarjo,” Simpelnya pertanyaan Elvania.

Menanggapi pertanyaan Elvania Emak Sidoarjo sangat senang dan mengapresiasinya sambil menjelaskan keinginannya untuk membangun Kabupaten Sidoarjo.

“Mbak, Mak. Saya adalah seorang istri seorang ibu dan seorang nenek, dan adalah seorang Maknya Sidoarjo, ini adalah salah satu tanggung jawab yang paling berat dipundak saya. Kalau kemarin saya seorang istri seorang nenek dan sekarang saya adalah Ibunya Sidoarjo sebagai tokoh di Sidoarjo tanggungjawab tentunya lebih berat,” Lugas Emak Sidoarjo menyampaikan dihadapan forum.

“Apa tujuan saya menjadi Wakil Bupati yaitu 1. Saya ingin mensejahterakan rakyat Sidoarjo 2. Tidak ada lagi Korupsi 3. Pengangguran harus diminimkan itu keinginan saya,” ungkap Emak Wabup Sidoarjo dengan tegas

Diwaktu berbeda Suwandi (55), mewakili petani Desa Kebaron. Dirinya mengungkapkan bahwa kelompok tani di wilayahnya masih berharap mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) guna menunjang produktivitas pertanian.

“Kami dari perwakilan petani Desa Kebaron berharap mendapatkan bantuan Alsintan, karena sampai sekarang belum ada bantuan yang kami terima semenjak mengajukan proposal pada tahun 2024 sampai sekarang,” harapannya.

Menjawab hal itu, Emak Sidoarjo menyebut bahwa pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah mendistribusikan ratusan Alsintan ke sejumlah desa di Sidoarjo.

“Lho, kok Kebaron ketinggalan. Padahal tahun 2025 kemarin saya sendiri yang menyerahkan Alsintan ke beberapa desa,” kata Mak Wabup Sidoarjo.

Di penghujung acara, Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Sidoarjo, H. Rahmat Muhajirin S.H M.H, turut memberikan tanggapan atas berbagai aspirasi warga yang disampaikan dalam dialog tersebut.

Ia mengaku memiliki komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat sehingga sejumlah program bantuan untuk Kabupaten Sidoarjo dapat terealisasi.

“Saya mantan anggota DPR RI, sehingga komunikasi dengan pusat masih sangat baik. Banyak bantuan dari pusat yang turun untuk Sidoarjo melalui lobi-lobi yang kami lakukan bersama Bu Wabup,” ujarnya.

Rahmat juga menilai masih ada sejumlah persoalan klasik di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) yang perlu dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih maksimal.

“Ke depan kami bersama Bu Wabup ingin membangun Sidoarjo menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *