Pembangunan Pelabuhan Rakyat Kalianget Terus Berlanjut, KSOP Pastikan Siap Dukung Aktivitas Pelayaran

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum

Sumenep, RNN – Pembangunan lanjutan fasilitas Pelabuhan Rakyat (Pelra) di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan progres positif.

Proyek strategis yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp45.113.621.522.

Saat ini, pekerjaan konstruksi masih berlangsung, termasuk proses pembongkaran bekisting dermaga yang menjadi bagian dari tahapan penyelesaian struktur pelabuhan.

Kondisi tersebut menyebabkan masih terdapat sejumlah material konstruksi di area proyek.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Sumenep, Azwar Anas, S.H., M.Hum., memastikan kondisi tersebut merupakan bagian dari proses pembangunan dan akan dituntaskan sebelum proyek diserahterimakan.

“Saat ini masih dilakukan proses pembongkaran bekisting dermaga sehingga masih terdapat material konstruksi di lokasi pekerjaan. Namun, pada saat serah terima nanti, kondisi Pelabuhan Rakyat Kalianget akan bersih dari sisa material dan siap digunakan untuk operasional,” ujar Azwar Anas.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan tersebut telah dirancang sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya untuk menunjang aktivitas pelayaran kapal-kapal rakyat yang selama ini menjadi urat nadi transportasi dan distribusi barang di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.

Azwar menjelaskan, berdasarkan perencanaan teknis, Pelabuhan Rakyat Kalianget didesain untuk melayani kapal-kapal rakyat berukuran kecil dengan kapasitas maksimal hingga 315 Deadweight Tonnage (DWT).

“Sesuai dengan perencanaan, Pelabuhan Rakyat Kalianget dirancang untuk melayani kapal-kapal rakyat berukuran kecil. Dermaga yang dibangun mampu melayani kapal dengan kapasitas hingga 315 DWT sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi laut masyarakat,” katanya.

Selain pembangunan dermaga, proyek tersebut juga mencakup pembangunan akses jalan menuju kawasan pelabuhan.

Saat ini, pekerjaan akses jalan hingga area gapura masih berlangsung dengan konstruksi perkerasan beton untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tahan infrastruktur.

Penyelesaian akses jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas orang maupun distribusi barang dari dan menuju kawasan pelabuhan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Sebagai instansi yang nantinya akan memanfaatkan fasilitas tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget terus melakukan pengawasan dan koordinasi agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan target yang telah ditetapkan.

“KSOP Kalianget sebagai pengguna jasa pembangunan Pelabuhan Rakyat Kalianget terus berkoordinasi agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sehingga fasilitas ini nantinya dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan sektor transportasi laut di Kabupaten Sumenep,” tutur Azwar Anas.

Keberadaan Pelabuhan Rakyat Kalianget diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarpulau di wilayah Sumenep yang memiliki banyak kawasan kepulauan.

Selain menjadi sarana transportasi laut, pelabuhan ini juga diproyeksikan mendukung aktivitas perdagangan, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan dukungan anggaran APBN dan pengawasan dari berbagai pihak, pembangunan Pelabuhan Rakyat Kalianget diharapkan dapat segera rampung dan beroperasi sesuai target, sehingga mampu meningkatkan pelayanan pelayaran rakyat serta memperkuat infrastruktur maritim di Kabupaten Sumenep. ( Red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *