Genjot Layanan Dan Digitalisasi Infak via QRIS, LAZISNU Way Lima Matangkan Program Semester II 2026

 

Lampung,RNN– NU Care-LAZISNU Kecamatan Way Lima tancap gas di semester II. Komitmen modernisasi dan tata kelola yang akuntabel jadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi/Rakor Evaluasi Semester I yang digelar Minggu (28/6/2026) di GSG Desa Paguyuban, Way Lima.

 

Rakor ini jadi ajang evaluasi, konsolidasi, sekaligus menyusun strategi baru untuk pelayanan umat yang lebih maksimal.

 

Kegiatan ini dihadiri jajaran penting NU Pesawaran dan Way Lima, di antaranya:

1. *Ahmad Sujarwadi* – Ketua PC NU Care-LAZISNU Kabupaten Pesawaran

2. *Kiyai Umar Mansyur* – Rois Syuriyah MWC NU Way Lima

3. *Ahmad Rifai* – Ketua MWC NU Way Lima

4. Seluruh pengurus UPZIS NU Care-LAZISNU tingkat desa dan para Mujami’ se-Wilayah kecamatan Way Lima

 

Rapat dipimpin langsung oleh *Ust. Jefri Buari*, selaku Ketua Upzis NU Care LAZISNU Kecamatan Way Lima.

 

 

Sesi awal Rakor diisi evaluasi kinerja UPZIS desa periode Januari–Juni 2026. Dibahas tuntas capaian, kendala, hingga solusi untuk meningkatkan kualitas layanan ke masyarakat.

 

Beberapa arahan penting juga menguatkan langkah organisasi:

1. *Kiyai Umar Mansyur*: Mengingatkan agar niat berkhidmat di LAZISNU selalu diluruskan. “Biar setiap lelah kita jadi ibadah,” pesannya.

 

2. *Ahmad Rifai*: Menekankan pentingnya soliditas dan sinergi. “Dengan kompak, program kita akan lebih berdampak nyata untuk umat.”

 

3. *Ahmad Sujarwadi*: Mengapresiasi kinerja jajaran Upzis NU Care Way Lima dan mendorong lahirnya inovasi. “Terus berinovasi agar kemandirian umat di Pesawaran makin luas,” ujarnya.

 

Ust. Jefri Buari menegaskan, Rakor adalah bahan bakar utama gerak LAZISNU.

 

> “LAZISNU adalah jembatan kebaikan antara dermawan dan yang membutuhkan. Jadikan Rakor ini momentum menguatkan tekad, merapatkan barisan, dan menyatukan langkah. Satu langkah hadir di Rakor, artinya seribu langkah kita menuju kemajuan LAZISNU,” tegas Ust. Jefri.

 

Hasil Rakor melahirkan 5 program prioritas Juli–Desember 2026:

1. *Penyegaran Motivasi Internal*: Membakar semangat pengurus agar layanan makin prima dan tim makin solid.

2. *Ziaroh Wali Lampung*: Menggabungkan spiritualitas dan konsolidasi kader LAZISNU se-wilayah.

 

3. *NU Peduli Pondok Pesantren*: Fokus pada pemenuhan kebutuhan logistik, sarana, dan pengembangan pesantren di Way Lima.

 

4. *Optimalisasi Lailatul Ijtima’*: Menghidupkan forum bulanan NU sebagai ruang syiar, edukasi, dan jemput bola potensi ZIS.

 

5. *Ekspansi QRIS*: Mendorong digitalisasi infak. Dengan QRIS, donasi jadi lebih mudah, cepat, aman, dan transparan untuk para munfik.

 

Dengan menguatkan SDM dan merangkul teknologi QRIS, NU Care-LAZISNU Way Lima optimis bergerak lebih progresif, inklusif, dan jadi solusi nyata bagi kemaslahatan umat di Way Lima.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *