Lampung,RNN – Komitmen memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendengarkan suara masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP). Anggota DPRD Provinsi Lampung Andi Roby, S.H. bersama Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Yulian Nursasongko menggelar sosialisasi yang dirangkaikan dengan dialog dan penyerapan aspirasi masyarakat petani di kawasan Register 19 Tahura Wan Abdurrahman, bertempat di Dusun Lubuk Bakak, Desa Padang Cermin, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Di sisi lain, forum dialog ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada para wakil rakyat.
Dalam kesempatan itu, Yulian Nursasongko menegaskan bahwa Sosialisasi PIP tidak hanya berorientasi pada penguatan wawasan ideologi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan legislatif. Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan warga merupakan bagian penting dari proses pembangunan yang harus diperjuangkan melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Ia mengatakan, para petani yang menjadi bagian dari masyarakat di kawasan Register 19 Tahura Wan Abdurrahman memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, berbagai tantangan yang mereka hadapi perlu mendapat perhatian bersama agar dapat dicarikan solusi melalui sinergi pemerintah dan lembaga legislatif.
Sementara itu, Andi Roby mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu merupakan modal utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan sejahtera.
Dialog berlangsung hangat dan interaktif. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini mereka hadapi, mulai dari menurunnya hasil panen kopi dalam dua tahun terakhir, rendahnya produktivitas tanaman pala akibat banyaknya buah muda yang rontok, sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi, hingga belum stabilnya harga jual hasil pertanian.
Selain persoalan sektor pertanian, warga juga berharap adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang bermukim di kawasan Register 19 Tahura Wan Abdurrahman, termasuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan petani, pembangunan infrastruktur, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila ini, diharapkan hubungan komunikasi antara masyarakat dan para wakil rakyat semakin erat. Aspirasi yang disampaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya para petani di kawasan Register 19 Tahura Wan Abdurrahman.





