Sidoarjo | RNN – Pemerintah Desa Kepatihan Kecamatan Tulangan menggelar serangkaian kegiatan penting dalam rangka perencanaan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Acara tersebut meliputi Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), Rembuk Stunting (Pra-Musrenbang), serta Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa). Pada hari Kamis, 2 Juli 2026. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyusun program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya terkait masalah kesehatan, pencegahan stunting, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Dalam kegiatan ini selain Kepala desa Kepatihan Rigor Putra Tama Dan Sekdes Kepatihan Novianto, turut hadir pula Perwakilan UPTD Puskesmas Kepadangan, Kecamatan Tulangan Bidan Desa Umi Arifa, Pendamping Desa Khoirul Anwar, Guru Paud desa Kepatihan, serta seluruh kader PKK desa yang aktif di bidang kesehatan, PMD, BPD, RT/RW desa Kepatihan serta tidak ketinggalan, tokoh masyarakat yang dihormati juga hadir untuk memberikan masukan dan pandangan demi kemajuan desa.
Kepala desa Kepatihan Rigor Putra Tama dalam sambutannya menuturkan, fisik serta kognitif anak itu dalam penanganan stunting menjadi prioritas dalam musyawarah ini, dengan dukungan dari tenaga kesehatan Bidan desa dan Pendamping Desa yang siap membantu terlaksananya program-program kesehatan, khususnya stunting
“Partisipasi luas dari berbagai pihak dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi dan komitmen bersama untuk membangun Kepatihan menjadi desa yang lebih baik. Dukungan dari pemerintah kecamatan, perangkat desa, tenaga kesehatan Bidan desa, serta perwakilan masyarakat menunjukkan bahwa desa ini memiliki sumber daya yang kuat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan”. Tuturnya Rigor Putra Tama dalam sambutannya
Dengan adanya kolaborasi dan kerja sama dari semua pihak, diharapkan bahwa rencana-rencana yang telah disepakati dalam Musrenbang ini dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kepatihan. Pungkasnya





