
Pesawaran,RNN–Rasa kebersamaan dan semangat gotong royong kembali terlihat nyata warga yang ada di empat dusun.yakni,Dusun Kembang Tanjung,Dusun Kampung Masjid serta Dusun Repong dan Dusun Bontor Desa Mada Jaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Puluhan warga bahu-membahu membangun jembatan darurat berbahan dasar pohon kelapa guna memudahkan akses menuju lahan persawahan mereka.
Kegiatan pembangunan jembatan ini dilakukan lantaran akses penyeberangan sungai di wilayah tersebut sudah lama tidak diperbaiki dan kondisinya memprihatinkan. Padahal, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi warga, khususnya para petani, untuk mengangkut hasil panen dan mengelola sawah.
Ketika ditemui di lokasi, para warga tampak sibuk bekerja sama mengangkat dan mengangkut batang pohon kelapa menuju tepi sungai. Dengan alat seadanya, mereka bahu-membahu menyusun batang kelapa tersebut menjadi sebuah jembatan yang kokoh meski sederhana.
Kondisi ini terpaksa dilakukan oleh warga karena pembangunan jembatan permanen yang dinantikan sejak lama belum juga terealisasi. Warga mengaku sudah berulang kali mengajukan proposal permohonan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut, tanggapan, maupun solusi konkret yang diberikan.
“Kami sudah lama menantikan pembangunan jembatan ini karena sangat penting bagi aktivitas pertanian kami. Sudah ada pengajuan proposal, tapi sampai sekarang belum ada kepastian. Karena tidak bisa menunggu lebih lama lagi, akhirnya warga berinisiatif membangun sendiri menggunakan bahan yang ada, yaitu pohon kelapa,” ungkap salah satu perwakilan warga dengan nada harap-harap cemas.
Dengan dibangunnya jembatan dari pohon kelapa ini, diharapkan akses warga menuju persawahan menjadi lebih aman dan lancar. Melalui aksi mandiri ini, warga juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah agar dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan yang permanen dan lebih layak untuk kesejahteraan masyarakat setempat.



